Netrofilia adalah suatu keadaan dimana jumlah netrofi lebih dari 7000/ µl dalam darah tepi.Penyebab biasanya adalah infeksi bakteri,keracunan bahan kimia dan logam berat,gangguan metabolik seperti uremia,nekrosia jaringan,kehilangan darah dan kelainan mieloproliferatif.Banyak factor yang mempengaruhi respons netrofil terhadap infeksi,seperti penyebab infeksi,virulensi kuman, respons penderita,luas peradangan dan pengobatan.Infeksi oleh bakteri seperti Streptococcus hemolyticus dan Diplococcus Pneumonine menyebabkan netrofilia yang berat,sedangkan infeksi oleh Salmonella typhosa dan Mycobacterium tuberculosis tidak menimbulkan netrofilia.Pada anak-anak netrofilia biasanya lebih tinggi dari pada orang dewasa.Pada penderita  yang lemah,respons terhadap infeksi kurang sehingga sering tidak diserta netrofilia.Derajat netrofilia sebanding dengan luasnya jaringan yang meradang karena jaringan nekrotik akan melepaskan leukocyte promoting substance sehingga abses yang luas akan menimbulkan netrofilia lebih berat daripada bakteremia yang ringan.Pemberian adrenocorticotrophic hormone (ACTH) pada orang normal akan menimbulkan netrofilia tetapi pada penderita infeksi berat tidak dijumpai netrofilia Rangsangan yang menimbulkan netrofilia dapat mengakibatkan dilepasnya granulosit muda keperedaran darah dan keadaan ini disebut pergeseran ke kiri atau shift to the left.Pada infeksi ringan atau respons penderita yang baik,hanya dijumpai netrofilia ringan dengan sedikit sekali pergeseran ke kiri.Sedang pada infeksi berat dijumpai netrofilia berat dan banyak ditemukan sel muda.Infeksi tanpa netrofilia atau dengan netrofilia ringan disertai banyak sel muda menunjukkan infeksi yang tidak teratasi atau respons penderita yang kurang.Pada infeksi berat dan keadaan toksik dapat dijumpai tanda degenerasi,yang sering dijumpai pada netrofil adalah granula yang lebih kasar dan gelap yang disebut granulasi toksik.Disamping itu dapat dijumpai inti piknotik dan vakuolisasi baik pada inti maupun sitoplasma.